[male
vocals] (
Petikan
gitar
akustik
yang
ceria) (
Suara
perkusi
ringan
yang
menyambut)
Di
mata
dunia
kau
adalah
segalanya
Motivator
tangguh,
penasehat
jiwa
yang
bijaksana
Psikolog
handal,
detektif
yang
selalu
teliti
Ustadzah
penyejuk,
pelindung
yang
dinanti
Kau
adalah
ATM
berjalan,
ibu
suri
yang
agung
Perawat
yang
setia
saat
dunia
sedang
murung
Pengasuh
penuh
kasih
bagi
mereka
yang
perlu
Begitu
sibuk
langkahmu,
menata
hidup
yang
biru
Namun
bagiku,
kau
adalah
anugerah
terindah
Alasan
hatiku
bersyukur
saat
hari
merekah
Beruntung
rasanya
memilikimu
di
sisi
ini
Terima
kasih
atas
tulusmu
yang
tak
pernah
berhenti
Aku
terpesona
pada
royalmu
yang
tak
terhingga
Bucinmu,
effortmu,
semangatmu
yang
membara
Gacormu,
ganasmu,
saat
kau
mengejar
mimpi
Manjamu
yang
manis,
selalu
ingin
kau
dekati
Walau
terkadang
kita
sering
adu
argumen
Bawel
dan
usilmu
jadi
bagian
dari
momen
Ilfilan,
ngambekan,
galak
dan
judes
pun
pernah
Tapi
di
balik
itu,
cintamu
tetap
indah
merekah
Namun
bagiku,
kau
adalah
anugerah
terindah
Alasan
hatiku
bersyukur
saat
hari
merekah
Beruntung
rasanya
memilikimu
di
sisi
ini
Terima
kasih
atas
tulusmu
yang
tak
pernah
berhenti
Sehat
selalu
ya,
wahai
perempuan
hebatku
Semoga
langkahmu
diringankan
oleh
waktu
Semangatmu
tetap
menyala,
dikuatkan
pundakmu
Hatimu
dilapangkan,
tenanglah
di
sisiku
Ingatlah
selalu,
ada
aku
yang
membersamai
Dalam
setiap
helaan
napas
yang
kau
lalui
Allah
selalu
menjaga,
menemanimu
untukku
Di
hari
spesialmu,
selamat
ulang
tahun
cintaku
Sagi,
kau
adalah
anugerah
terindah
Alasan
hatiku
bersyukur
saat
hari
merekah
Beruntung
rasanya
memilikimu
di
sisi
ini
Terima
kasih
atas
tulusmu
yang
tak
pernah
berhenti
Selamat
ulang
tahun,
sayang
Tetaplah
bersinar
untukku
Bahagia
selalu,
perempuan
hebatku (
Suara
gitar
memudar
perlahan) (
Selesai)